Sakit Hatinya Dihina pengangguran, Tikam Mata Pakai Gunting
Editor: Admin | Wartawan: Admin
ROHIL (RN) -- Sakit hati ALT dihina sebagai seorang pengangguran. Emosinya seketika memuncak. Tak tahan lagi, diambilnya gunting, ditikamnya mata Prengki Saragih.
Kedua pria ini awalnya sama-sama nongkrong di warung tuak Pak Sondang Jalan Lintas Riau-Sumut, Dusun Balam Jaya, Kelurahan Balai Jaya, Kecamatan Balai Jaya, Rohil. Di sana juga ada teman mereka marga Sinurat.
Setiap kali ALT bicara, Prengki selalu menyela dan membantah. Awalnya ALT tak begitu menghiraukan. Pria berusia 31 tahun ini mencoba untuk santai saja.
Tapi lama-lama, sikap Prengki kian menjengkelkan. Malah menantang ALT berkelahi.
Tak sanggup lagi bersabar, ALT pun mulai bereaksi. "Sini kau," bentak ALT menanggapi tantangan duel sembari mendekat ke arah Prengki.
Awalnya ALT kena tonjok di bagian wajah. Diresponnya dengan mendorong Prengki hingga jatuh.
Secara bersamaan, ALT mengeluarkan gunting dari saku celananya. Lalu ditikamnya mata Prengki hingga terluka.
Keributan itu didengar warga. Mereka berdatangan ke lokasi. Prengki yang dalam kondisi terluka, dibawa ke Puskesmas. Lantaran keterbatasan peralatan medis, pemuda berusia 23 tahun itu dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru.
Di lain sisi, ALT harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia ditangkap Polsek Bagan Sinembah berdasarkan LP/75/VII/2022/RIAU/POLRES ROHIL/ SEKTOR BAGAN SINEMBAH tanggal 25 Juli 2022.
"Penusukan berawal cekcok mulut," kata Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto melalui Kasi Humas AKP Juliandi SH, Selasa (26/07/2022).
Kejadian penikaman, Ahad (24/07/2022) malam. Kini, ALT masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Tersangka dijerat Pasal 351 Ayat (2) KUHPidana," ujar Juliandi. rn