Polda Riau Musnahkan 25.111.54 Gram Shabu, 34.250 Butir Ekstasi, 3.005.80 gram Ganja dan 70 Butir Happy Five
Editor: Adm | Wartawan: Adm
PEKANBARU (klikbuser.com) -- Polda. Riau melaksanakan press conference pemusnahan barang bukti Narkotika yang disita dari 25 tersangka yang ditangkap.
Pemusnahan ini dihadiri Kapolda Riau, gubernur Riau, Danrem 031 WB, ketua pengadilan negeri Pekanbaru, Diresnarkoba, Dir Intelkam, Dir Tahti, KA BNN Riau, Kajati, Kabid Humas, Kabid Propam, Kabid Labfor, ketua Lam Riau, DPD Granat Riau.
Sebelum melakukan pemusnahan barang bukti Narkotika ini dilakukan uji laboratorium dan disaksikan oleh semua undangan dan menyatakan bahwasanya benar-benar Narkotika berbagai jenis.
Dalam sambutannya Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal menyampaikan petugas kepolisian mengungkap suatu perkara narkotika atau narkoba harus segera mungkin dimusnahkan.
Ini komitmen kami melaksanakan hal ini secara konsisten dan alasannya salah satu alasannya adalah menghindari hal-hal penyalahgunaan wewenang.
Kita tahu bersama ada beberapa case di sana-sini Alhamdulillah tidak ada ke situ di provinsi Riau yang kita banggakan ini jajaran Polda Riau barang-barang bukti ini disalah gunakan.
Oleh karena itu standar operating prosedur hari ini dengan semua stakeholder dengan semua bahkan tersangkanya pun kita hadirkan di sini kita memusnahkan barang bukti periode Mei sampai dengan Juni 2004 dari 11 kasus 6 diantaranya adalah kasus jaringan internasional yang dilakukan oleh 15 tersangka ada beberapa tersangma yang di belakang ini dengan barang bukti 25,11 kg sabu ekstasi 34.250 butir ganja 3 kg dan happy 70 butir.
Alhamdulillah dengan effort dan upaya-upaya nyata dari semua stakeholder kita dapat menekan pengunaan dan supply yang berada di provinsi Riau.
Ini bukan karena Polda Riau saja tetapi teman-teman TNI teman-teman bea cukai teman-teman granat teman-teman kejaksaan lembaga adat Melayu terutama pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten kota untuk bersama-sama melakukan preventif dan preventif strike serangan-serangan pencegahan.
Walaupun ada satu preventif dan preventif strike yang tidak bisa juga ditinggalkan yaitu pengungkapan kasus bahwa pengungkapan kasus dan penegakan hukum di kasus narkoba ini adalah pencegahan yang sangat jitu
Di era saya menjabat saya tegas mengatakan bahwa pengedar pengedar itu tidak ada ruang di provinsi Riau saya perintahkan direktur narkoba para Kapolres dan timnya tindak setegas-gasnya walaupun akibatnya pengedar pengedar itu harus tidak ada nyawa lagi di bumi ini dengan catatan ada mekanisme ada standar operating prosedur apabila dia membahayakan nyawa petugas dan membahayakan nyawa masyarakat lain tindak tegas kita diperbolehkan itu oleh aturan.
Saya ingatkan lagi pengedar pengedar atau calon-calon pengedar hentikan itu kalau tidak akan berakibat sangat fatal bagi pengguna kita akan terus melakukan penegakan hukum di manapun di gunung-gunung di hutan-hutan di laut-laut apalagi di kampung-kampung.
Yang katanya ada kampung narkoba saya sudah perintahkan direktur narkoba dan timnya seluruh Kapolres dan timnya tidak ada lagi istilah diksi, lihatlah dan di mana-mana itu bersihkan setelah itu baru kita lakukan sosial engineering.
Kita berkolaborasi dengan seluruh pemerintah provinsi toko agama toko masyarakat pemerintah kabupaten kota toko pemuda bahkan teman-teman semua untuk kita rubah tidak ada lagi itu semua kampung-kampung yang katanya tadi kampung-kampung Narkoba tidak ada.
Kita berikan metode kontrol deliver y undercovery dan lain sebagainya Saya kira tim Saya sudah paham semua itu kalau tidak dapat membersihkan.
Saya nggak mengancam yang tadi saya sebutkan hebat-hebat itu akan saya pindahkan ya tetapi kalau misalnya yang hebat-hebat itu menunjukkan kehebatannya untuk melindungi masyarakat untuk melindungi generasi muda jangan sampai Los generation karena diiming-iming atau diracuni oleh pengedar pengedar itu narkoba yang hebat itu akan saya promosikan.
Saya akan melaporkan kepada Kapolri buat tim-tim yang hebat dari Narkotika Polda Riau karena banyak mengungkap kasus agar mereka bisa sekolah dan cepat naik pangkat.
Mudah-mudahan kita selalu menjalin solidaritas dalam memberantas peredaran narkotika ini.(fiq)