Ketika H Sukiman Menatap Warga yang Tinggal di Gubuk
Editor: alan | Wartawan: alan
PASIRPENGARAIAN (klikbuser.com) -- Sebagai Bupati Kabupaten Rohul, H Sukiman kerap bertugas keliling kecamatan bahkan desa terpencil nun jauh dari keramaian untuk meresmikan beragam program dan proyek yang baru selesai dibangun.
Sepanjang perjalanan, tentu banyak yang disaksikan oleh lelaki yang dikenal sangat merakyat ini. Saat menyaksikan luasnya hamparan tanaman sawit yang menghijau, gedung sekolah yang asri, dan lainnya merasa senang.
Namun sebagai insan yang memiliki hati nurani peduli kemanusiaan yang dalam, H Sukiman merasakan masih banyak yang harus dilakukannya untuk mengangkat harkat warga yang kurang mampu. Dan batinnya semakin bergejolak jika sesekali menatap warga yang tinggal di gubug reyot yang sungguh tidak layak huni.
Hatinya berkata-kata apalah jadinya kelak masa depan anak-anak yang belajar di ruang sempit, penerangan lampu seadanya, atap bocor dan bisa saja membasahi buku sekolahnya yang terletak seadanya di sudut ruangan saat anak ini tertidur lelap meski harus berhimpitan dengan adik atau abang.
Dari sini H Sukiman terguncang hatinya lalu meminta Dinas Perkim Rohul untuk menyusun anggaran untuk program bedah rumah yang tak layak huni agar warga lebih nyaman.
Bahwa sejak tahun 2008 hingga tahun 2024 sudah ada rumah kumuh yang diperbaiki oleh berbagai pihak sebanyak 4631 rumah, benar adanya.
Tapi meski anggaran terbatas, Pemkab Rohl harus turut memperkokoh program ini secara rutin untuk dilakukan. Jika tidak, takutnya bukan hanya rumah makin lapuk, jumlahnya justru makin bertambah.
Untuk mewujudkan cita-citanya ini, Sukiman meminta Kepala Dinas Perumahan Dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Rohul, memulai program tersebut agar masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang layak.
Melalui proses yang panjang, Pemkab Rohul melalui Dinas Perkim mampu menyelesaikan sebanyak 68 unit bantuan rumah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Saat penyerahan rumah kepada warga yang berhak, bukan hanya Pakde Sukiman yang merasakan haru dan bahagia.
Masyarakat penerima dan warga lainnya banyak yang terharu diiringi air mata bercucuran. Tak terbayangkan bagi mereka yang selama ini merasakan kapahitan tinggal di rumah sempit, lantai tanah, atap bocor dan jika turun tengah malam terpaksa harus bangun mesti mata masih setengah terpejam karena masih mengantuk.
Batin H Sukiman masih bergejolak. Program lalu pembangunan Baru untuk Rumah yang menjadi korban bencana Rp 72.000.000, Pembangunan Rumah Baru Layak Huni Pada Kawasan Kumuh di Bawah 10 Ha 72.000 dan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni untuk Pencegahan terhadap Tumbuh dan Berkembangnya Permukiman Kumuh diuar Kawasan Permukiman Kumuh dengan Luas di Bawah 10 Ha 50.000.000.
Sebelum mengakhiri jabatannya, Pakde sukima melalui Dinas perkim Rohul kembali melakuka perbaikan 15 rumah tidak layak huni di sejumlah desa dengan anggaran masing-masing Rp 60 juta.
15 rumah tersebut diantaranya berlokasi di Desa Pekan Tebih (dua unit), Desa Kepenuhan Barat Mulai (dua unit), Desa Kepenuhan Hulu (dua unit), Desa Lubuk Soting (dua unit), Desa Batas (dua unit), Desa Payung Sekaki (dua unit), Desa Pasir Luhur (dua unit), dan Desa Pasir Indah (satu unit).
Meski Pakde Sukiman sudah berupaya keras, tapi cita-cinya untuk membebaskan Kabupaten Rohul daru rumah kumuh belumlah tercapai. Selain karena keterbasan, juga lantaran masa jabatannya tak lama lagi akan berakhir.
Namun Ia belum kehilangan akal. Ia berupaya maju sebagai Calon Gubernur Riau dan Insha Allah, jika berhasil bukan hanya rumah kumuh di Rohul saja bakal dibenahi seara bertahap, tapi juga rumah tak layak huni di seluruh daerah Riau.
Berbekal pengalamannya menjadi Bupati Rohul dua periode, Ia akan mewakafkan dirinya untuk menebar kebaikan untuk kemeslahatan masyarakat Riau dalam beragam pembangunan.
Ia bertekad, kelak jika dirinya terpilih menjadi Gubernur Riau, akan mengayuh bahtera ‘Bumi Bertuah’ ini melaju lebih kenang agar masyarakat merasa tidak tertinggal dengan provinsi lainnya, khususnya di Pulau Sumatera.
Peluang Pakde Sukiman belakangan ii makin terbuka lebar dengan derasnya dukungan kepada H Sukiman yang dikenal gigih membangun ‘negeri seribu suluk’ ini dengan beragam pembangunan.
Gerindra tampak sebagai salah satu partai yang paling bersemangat untuk mendukung H Sukiman.
Simak pernyataan Abdul Halim, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Rokan Hulu. Dengan kemampuan manegerialnya membangun Kabupaten Rohul, H Sukiman pantas dan layak menjadi Gubernur Riau. Elektabilitasnya juga tinggi.
Warga yang bergabung di Ikatan Keluarga Jawa Riau (IKJR) kini suah berancang-ancang untuk mendukung Pakde Sukiman. Bagi mereka sosok H Sukiman bukan hanya memiliki karakter pekerja keras, tapi juga merakyat. Track recordnya juga bersih.(sal)