Kata Wong Cilik Soal Pasangan Cakada Rohul Anton ST MM dan Syafaruddin Poti
Editor: Alan | Wartawan: Alan
PASIRPENGARAIAN (klikbuser.com) -- Datang dari kalangan seorang Birokrat yang meniti karir dari bawah di Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu membuat nama Anton ST MM sangat dikenal dekat dengan masyarakat bawah atau lebih dikenal dengan wong cilik.
Istilah wong cilik ini sudah tidak asing lagi bagi kita. Tidak semua mereka yang memiliki kuasa yang bisa dekat dengan wong cilik. Status sosial, pendidikan, dan pendapatan mungkin menjadi pemisahnya. Tapi tidak bagi Anton ST MM dan H Syafaruddin Poti SH.
Kita bahas satu persatu. Anton ST MM yang sampai hari ini masih aktif sebagai Kepala Dinas PUPR dan Plt Kepala Dinas Perkim Kabupaten Rokan Hulu dikenal sangat dekat dengan masyarakat kecil.
"Beliau (Pak Anton, red) kami kenal sosok yang ramah, kalau pas lewat ketika kami menyapu jalan, beliau pasti turun dari kenderaannya, menanyakan keadaan keluarga, sudah makan atau belum. Apa kendala kami dalam tugas. Itu menjadi perhatian beliau kepada kami," kata Roidah ibu paruh baya yang sehari-hari menyapu jalan di sekitaran Kota Pasirpengaraian itu ketika ditemui beberapa hari lalu.
Beda lagi dengan H Syafaruddin Poti, atau lebih dikenal di kalangan masyarakat bawah dengan panggilan pak Poti. Isom salah seorang warga, tau persis bagaimana sosok H Syafaruddin Poti di tengah-tengah masyarakat kecil.
"Pak Poti tu kalau olah turun ke kodai indak nampak sorang pejabatnyo bang. Kalau lah ngumpul di kodai inyo pakai sarung behonda (sepeda motor). Pokoknyo merakyat lah," kata Isom warga Kota Tengah yang sehari-hari berprofesi sebagai pengepul barang rongsokan itu.
Ia menambahkan, bahwa sosok Syafaruddin Poti merupakan pribadi yang rendah hati, juga pekerja keras. Terbukti sejak mengabdikan diri di sebagai perwakilan rakyat di DPRD Riau banyak pembangunan yang terlaksana di desa-desa baik di Kecamatan Kepenuhan, Kepenuhan Hulu, Rambah Hilir, dan Rambah Samo, dan kecamatan lainnya.(sal)