Pelalawan akan Miliki Fasilitas Manasik Haji, Target Jadi Objek Wisata Religi
Editor: Alan | Wartawan: Alan
PANGKALANKERINCI (klikbuser.com) -- Fasilitas refresentatif Manasik Haji berupa miniatur Ka'bah, Hijr (Hajar) Ismail dan lainnya akan dimiliki Kabupaten Pelalawan. Bahkan, lokasi ini ditargetkan menjadi destinasi Wisata Religi di ibu kota Kabupaten Pelalawan, Pangkalan Kerinci.
Fasilitas yang sangat didambakan oleh masyarakat ini terutama sangat berguna untuk melakukan Manasik Haji sebelum berangkat menunaikan ibadah haji itu, direncanakan akan dibangun oleh Pemkab Pelalawan. Lokasinya, di Kompleks Islamic Center dekat Masjid Ulul Azmi, Kelurahan Pangkalan Barat Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Riau.
Sejatinya, Tahun Anggaran 2023 miniatur Ka'bah, Hijr Ismail itu sudah dibangun. Namun, karena Kabupaten Pelalawan terkena musibah banjir hingga lokasi yang akan dibangun juga terendam banjir, maka pembangunannya diundur.
"Kita anggarkan di tahun 2023 pelaksanaan 2024 cuman di akhir tahun kemarin kan kita banjir jadi lokasi yang mau dibangun itu anggarannya tanpa memikirkan penimbunan sementara pasca banjir itu ternyata lokasi itu masih tergenang banjir sehingga anggarannya tidak cukup,"jelas Bupati Pelalawan H Zukri Misran, Rabu (14/8/2024).
Lalu, apakah fasilitas pendukung ibadah haji tetap dilaksanakan pembangunannya."Jadi kita cancel ketahun depan gitu,"imbuh Bupati Zukri saat didampingi Ketua Baznas Pelalawan Ustadz Karmaini, S. Pd kemarin.
" Ya di Islamic Center itu, jadi tahun ini ditanggarkan kembali untuk pengerjaan di tahun depan karena pasca banjir akhir tahun kemarin itu kan lokasi yang sudah ditimbun masih perkirakan 50 cm masih kena banjir,"beber Zukri sambil menambahkan landscape masih diperbaiki. "Tapi lagi disempurnakan. Karena target kita jadi wisata religi,"ungkapnya.
Tak tanggung-tanggung, seperti dicantumkan pada perencana landscape Masjid Ulul Azmi dengan pekerjaan perencanaan koridor dan lapangan Ka'bah dianggarkan lebih Rp 10 miliar.
Rencana pembangunan fasilitas pendukung pemantapan dan pematangan rukun Islam yang kelima ini menjawab pertanyaan dan sekaligus usulan dari banyak pihak. Baik dari Kemenag Pelalawan, Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Pelalawan, pemilik jasa travel dan umroh juga tokoh-tokoh masyarakat.
"Memang selama ini kita di Pelalawan belum memiliki miniatur Ka'bah dan lainnya sebagai fasilitas pendukung Manasik Haji dan Umroh. Kalaupun ada, itupun miniatur yang bisa diangkat dan dipindah-pindah. Padahal itu sangat kita butuhkan. Hampir semua Kepala KUA mengusulkan hal tersebut, termasuk juga Kantor Kemenag, IPHI dan lainya,"kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan Dr Jisman, MA melalui Kasi Haji dan Umroh Rizali, S. Ag.
"Kami berharap semoga rencana Pak Bupati segera terwujud, karena memang sejak lama didambakan oleh masyarakat kita, karena memang sangat membantu dalam pelaksanaan ibadah haji,"pungkas.(amr)