Sebulan, Kapolres Inhu Sikat 50 Trsangka Narkoba
Editor: alan | Wartawan: alan
INHU (klikbuser.com) -- Bukan hanya Polisi, warga pun ikut perangi Narkoba. Data kepolisian yang diterima Pekanbaru Pos, Rabu (28/8), jumlah tersangka (TSK) dari perkara Narkoba lebih dari 50 orang.
Perkara ini tercatat sejak Kasubdit Paminal Polda Riau AKBP Fahrian Saleh Siregar didapuk menjadi Kapolres di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau, 20 Juni kemarin. Salah satu strateginya memberantas peredaran Narkoba, menyebar nomor seluler kepada seluruh lapisan Masyarakat.
Sebab menurut orang nomor satu di Mapolres Inhu ini, pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan Narkoba harus mengikutsertakan seluruh elemen dan tegas dalam penegakan hukum, baik kepada pemakai, produsen bahkan kepada setiap individu dan kelompok yang melakukan peredaran gelap Narkoba.
Hingga hari ini sudah lima puluh orang, tiga orang diantaranya wanita sejak 20 Juli kemarin," sebut Kapolres melalui Kasi Penmas, Aiptu Misran (28/8/24)
Dari jumlah perkara tersebut, total barang bukti (BB) Ganja sekitar 4,82 gram, Shabu 99,16 gram dan Ektasi setengah butir dari 35 Laporan Polisi (LP).
Sikap tegas Kapolres Inhu memerangi Narkoba di Inhu mendapat apresiasi dari Tokoh Masyarakat (Tomas), Hatta Munir dan Ketua Dewan Pembina Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Inhu, Winston Pandiangan mengapresiasi kinerja Kapolres Inhu yang getol melakukan penangkapan para pengedar narkotika.
"Granat Inhu berharap kinerja baiknya tetap berjalan dan kedepan mampu menangkap dan memproses oknum yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika," pesan Pandiangan.
Ia juga berharap para mafia Narkoba tidak saja dihukum pidana tapi harus dimiskinkan. "Usut tuntas harta dan kekayaan bandar narkoba, sebab hingga saat ini Belum pernah sekalipun TPP diterapkan pada bandar narkoba mengingat harta kekayaan dari hasil barang haram para bandar narkoba aman aman saja," Winston mengingatkan.
Hatta Munir, ikut mengaplaus. "Rakyat berterimakasi kpd Bpk Kopolres Inhu dan anggota, yang mana Bpk baru berapa hari saja menjabat di Inhu, sdh dpt mengaman puluhan org tersangka, yang tadinya tdk pernah terjadi dimasa masa lalu penangkapan tersangka mencapai 50 org dalam waktu singkat, semoga saja hasil pengembangan bisa bertambah lagu jumlah tersangka yang lain, supaya Inhu bebas narkoba," tulis Hatta dimedia sosial WAG.
Sebab menurut mantan anggota DPRD Inhu ini, selama ini terkesan untuk membasmi Narkoba lumayan sulit setelah ada indikasi keterkaitan oknum aparat yang masih ikut brmain dlm peredaran narkoba.
"Jika tidak ada keterlibatan oknum aparat, tentu peredaran narkoba tidak begitu laris manis, nyatanya peredaran narkoba di Inhu sudah seperti jual kacang goreng saja, dimana-mana pelosok desa di Inhu narkoba sudah merusak anak-anak muda, tapi rakyat percaya ditangan Kapolres Inhu Fahrian Saleh, Narkoba tidak akan ditolerir kepada siapapun," tulis Hatta. (san)