Nekat Jual Garam Cina Saat Ramadhan, AR Bakal Lebaran di Balik Jeruji Besi
Editor: Almalik | Wartawan: Almalik
INHU (klikbuser.com) - Nekat Jual sabu alias ' Garam Cina' Saat bulan suci Ramadhan, AR (48), seorang warga Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) harus iklas mendekam dibalik jeruji besi Mapolsek Rengat Barat, Polres Inhu. Pria tak tau diri ini diringkus Polisi Polisi dengan sejumlah BB, salah satunya narkotika jenis sabu dengan berat kotor 2,26 gram.
Pengungkapan kasus tersebut terjadi pada Jumat malam 20 Februari 2026 sekira pukul 22.00 WIB, di sebuah rumah yang berlokasi di Jalan Beringin RT 006 RW 011, Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat.
Penangkapan ini merupakan tindak lanjut informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa rumah tersebut kerap dijadikan sarang transaksi sabu.
Kapolres Inhu, Eka Ariandy Putra, SH., S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Polres Inhu, Aiptu Misran, SH, membenarkan adanya pengungkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa informasi awal diterima sekitar pukul 21.00 WIB, kemudian Kapolsek Rengat Barat Kompol Amriadi, SH memerintahkan Kanit Reskrim Iptu Dahniel S. Panjaitan, S.Sos., M.H beserta tim untuk melakukan penyelidikan.
“Setelah dilakukan penyelidikan dan penggerebekan disaksikan Ketua RT setempat, tersangka berhasil diamankan di dalam rumah. Saat penggeledahan ditemukan dua plastik klip bening berisi serbuk kristal diduga sabu yang disimpan di dalam mancis warna biru di saku celana tersangka,” jelas Misran, Ahad (22/2/2026).
Selain sabu, petugas turut mengamankan satu unit handphone warna hijau toska, dua unit timbangan elektronik (warna hitam dan silver), plastik klip kosong berbagai ukuran. Kemudian dua sedotan yang ujungnya dibentuk menyerupai sendok, dua buku catatan, serta sejumlah barang bukti lainnya yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.
Tak berhenti di lokasi penangkapan, polisi kemudian melakukan pengembangan ke rumah tersangka di Dusun Sungai Baung, Desa Pematang Jaya, Kecamatan Rengat Barat. Di sana kembali dilakukan penggeledahan yang juga disaksikan Ketua RT setempat dan ditemukan tambahan barang bukti pendukung.
Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui bahwa seluruh barang bukti tersebut adalah miliknya dan tidak memiliki izin dari pihak berwenang. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 609 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Misran menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku peredaran narkotika, terlebih di bulan suci Ramadan yang seharusnya menjadi momentum memperbaiki diri dan meningkatkan ibadah.
“Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi. Polres Indragiri Hulu akan terus berkomitmen memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum kami demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegasnya.
Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Rengat Barat untuk proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.(kbh)