Kasus Pengancaman Viral di Kedai Kopi, Polda Riau Dalami Dugaan Penghinaan Tokoh Adat
Editor: alzamret | Wartawan: Redaksi
PEKANBARU (klikbuser.com) -- Polda Riau tengah mendalami laporan dugaan penghinaan terhadap tokoh adat Melayu Riau yang terjadi di sebuah kedai kopi di Kota Pekanbaru. Kasus ini viral di beberapa aplikasi media sosial dan mendapat beragam tanggapan dari masyarakat.
Peristiwa itu terjadi beberapa hari lalu di sebuah warung kopi di Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru. Dan sempat memicu perhatian publik karena viral di laman medsos. Insiden tersebut melibatkan tokoh masyarakat Riau, H. Suparman, yang saat itu berada di lokasi bersama sejumlah pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR).
Situasi memanas ketika pria berinisial IP, yang disebut merupakan ketua salah satu organisasi kemasyarakatan di Pekanbaru, datang dan diduga melontarkan kata-kata keras sambil menunjuk ke arah korban di hadapan umum.
Ketegangan sempat terjadi di lokasi. Namun, situasi berhasil diredam oleh pihak-pihak yang berada di tempat kejadian.
Peristiwa ini kemudian menjadi sorotan setelah video kejadian beredar luas di media sosial dan memicu beragam reaksi, khususnya dari kalangan tokoh adat.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut dan kini tengah melakukan penyelidikan.
"Laporan sudah kami terima dan sedang didalami untuk membuat terang permasalahan. Proses penyelidikan berjalan sesuai prosedur," ujar Pandra, Selasa (5/5/2026).
Ia menegaskan, penanganan kasus ini akan dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan.
Polisi saat ini juga telah mengumpulkan bahan keterangan awal serta memonitor perkembangan situasi di tengah masyarakat.
“Polda Riau turut mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi,” tutupnya.(kbc)
#suparman #iwanpansa #poldariau #riau #kasuspengancaman