Bupati Inhu Ancam Gebuk PKS Jika Permainkan Harga Sawit
Editor: redaksi | Wartawan: Hartato
INHU (klikbuser.com) -- Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Ade Agus Hartanto akan "menggebuk" bahkan tak segan segan mencabut izin operasional Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang bercokol di Inhu jika masih memainkan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit.
Hal itu disampaikan Bupati Inhu saat menghadiri launching/ tasyakuran pembukaan Program Sawit Rakyat (PSR) Replanting di Desa Kerubung Jaya Kecamatan Batang Cenaku, tepatnya di kebun petani yang bernaung di Koperasi Jasa KUD Karya Bersama (KJKKB), Rabu (10/6/2026).
Sikap tegas Ade terhadap PKS yang berani nakal dan dzolim tersebut sebagai tindak lanjut adanya guncangan harga TBS diberbagai daerah usai adanya kebijakan dari Pemerintah Pusat. Dimana kebijakan itu mewajibkan ekspor komoditas sumber daya alam, termasuk Crude Palm Oil (CPO), wajib dilakukan melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ditunjuk.
"Saya bukan lagi hanya ingin memanggil, kalau masih ada pabrik-pabrik kelapa sawit yang masih mainkan harga saya pastikan akan kami rekomendasikan untuk dicabut izin operasionalnya," tegas Ade disambung tepuk tangan ratusan petani.
Berbagai cara untuk menstabilkan harga TBS kelapa sawit sudah dilakukan Ade sejak beberapa waktu lalu. Caranya yakni, secara langsung mengumpulkan seluruh PKS kelapa sawit, pengurus peron dan Ram yang ada di Inhu.
"Karena kebijakan Pemerintah pusat itu, para pengusaha dibidang kelapa sawit mengambil momentum ada yang mengambil kesempatan untuk menurunkan harga kelapa sawit secara sepihak," tutup Bupati sembari mengingat jangan lagi ada PKS Nakal turunkan harga kelapa sawit.(kbh)
