Heboh, Remaja 19 Tahun Tenggelam di Kolam Bekas Galian Green City Pekanbaru
Editor: redaksi | Wartawan: A Candra
Tim SAR Masih Lakukan Pencarian
PEKANBARU (klikbuser.com) – Suasana siang di kawasan Jalan Diponegoro, Pekanbaru, mendadak mencekam. Seorang remaja pria dikabarkan tenggelam di kolam besar bekas galian proyek Green City, tepat di belakang Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Dharma, Minggu (20/9/2026) siang.
Korban diketahui bernama Adi (19), warga Jalan Bukit Barisan, Pekanbaru. Hingga sore ini, petugas gabungan masih melakukan upaya pencarian di lokasi.
Mandi Bersama Teman, Satu Tak Muncul
Peristiwa nahas itu bermula saat korban bersama sejumlah rekannya mandi di kolam tersebut. Kolam yang merupakan bekas galian rencana pembangunan Green City Pekanbaru, di belakang Hotel Khas Pekanbaru itu memang kerap dijadikan lokasi berenang oleh warga sekitar, meski berbahaya.
Menurut keterangan warga di lokasi, Khozim Mahfud, korban sempat berenang bersama teman-temannya sebelum akhirnya hilang.
"Berdasarkan keterangan teman-temannya, mereka mandi bersama. Satu orang tidak muncul lagi ke permukaan dan diduga tenggelam," ujar Khozim kepada wartawan di lokasi kejadian.
Khozim menyebut, kedalaman kolam bekas galian itu tidak main-main, diperkirakan mencapai 8 hingga 10 meter, dengan dasar berlumpur dan curam.
Tim SAR dan Polisi Dikerahkan
Mengetahui kejadian tersebut, Khozim langsung menghubungi layanan darurat 112. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Basarnas Pekanbaru dan pihak kepolisian.
Pantauan http://klikbuser.com di lapangan, petugas dari Basarnas, BPBD Kota Pekanbaru, Polsek Sukajadi, dan relawan sudah berada di lokasi melakukan penyisiran menggunakan perahu karet. Proses pencarian sempat terkendala keruhnya air dan minimnya alat penerangan.
Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan. Petugas masih terus melakukan penyelaman dan penyisiran di sekitar titik korban terakhir terlihat.
Kolam Berbahaya, Pernah Telan Korban
Warga sekitar mengaku lokasi tersebut sangat berbahaya dan minim pengawasan. Tidak ada pagar pembatas maupun papan peringatan bahaya di sekitar kolam.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya anak muda, untuk tidak berenang di lokasi tersebut.
"Kami imbau warga jangan mandi atau berenang di kolam bekas galian ini. Kedalamannya tidak terprediksi dan sangat berisiko," tegas salah satu petugas di lapangan.(kbc)
